Assalamualaikumwr wb. Kali ini El Abad ingin berbagi Materi Biologi Kelas 12 SMA Lengkap untuk teman-teman semua. Materi ini diperuntukkan bagi kalian yang akan menghadapi UN 2014 karena merupakan ringkasan dari materi yang sudah ada dan diperjelas dengan keterangan-keterangan yang membantu. Oh ya, saya mengambil dari pemilihan BSE yang saya
Rangkuman Biologi Kelas X Bab Ekosistem Biologi Kelas 10 SMA/MA. Pembaca Sekolahmuonline, berikut ini kami sajikan untuk Anda rangkuman mata pelajaran Biologi kelas X SMA dan MA. Kali ini kami sajikan rangkuman Biologi kelas 10 Bab tentang Ekosistem. Semoga dengan rangkuman mapel Biologi ini membantu memudahkan dan menguatkan ingatan serta dapat merefresh kembali materi-materi ylang sudah terlewatkan atau bahkan terlupakan. Selamat membaca dan mempelajarinya. Rangkuman Biologi Bab Ekosistem Buku 1 1. Interaksi atau hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya yang membentuk suatu sistem ekologi disebut dengan ekosistem. 2. Rangkuman Point kedua a. Ekosistem tersusun dari komponen biotik dan komponen abiotik. b. Komponen biotik adalah bagian ekosistem yang terdiri atas makhluk hidup, seperti tumbuhan, hewan, ataupun makhluk hidup pengurai. c. Komponen biotik dibedakan menjadi tiga macam, yaitu produsen, konsumen, dan dekomposer pengurai. Produsen berfungsi sebagai penghasil makanan, konsumen sebagai pemakan, dan dekomposer menjadi pengurainya. d. Satuan makhluk hidup dalam satu ekosistem adalah individu, pupulasi, komunitas, dan biosfer. Sinar matahari sangat berperan terhadap kelangsungan hidup satuan-satuan ekosistem tersebut. e. Berdasarkan sumber makanannya, makhluk hidup dari komponen biotik dapat dibedakan menjadi dua, yaitu makhluk hidup autotrof dan makhluk hidup heterotrof. 3. Keseimbangan ekosistem harus selalu dijaga agar setiap makhluk hidup dapat melakukan aktivitas dengan baik. 4. Daur biogeokimia meliputi daur karbon, daur nitrogen, daur belerang, daur fosfor, dan daur hidrologik. 5. Rangkuman Point kelima a. Saling ketergantungan antara komponen penyusun ekosistem tersebut terbagi menjadi saling ketergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik serta saling ketergantungan antarkomponen biotik. Saling ketergantungan antarkomponen biotik terbagi lagi menjadi saling ketergantungan antara makhluk hidup sejenis interspesies dan saling ketergantungan antara makhluk hidup yang berbeda jenis antarspesies. b. Saling ketegantungan antara produsen, konsumen, dan dekomposer terjadi dalam suatu ekosistem. Gejala ini terjadi pada peristiwa makan dan dimakan. Dari peristiwa ini, akan terbentuk rantai makanan, jaring-jaring makanan, dan piramida makanan. c. Dalam suatu ekosistem, fotosintesis oleh tumbuhan hijau dan pernapasan oleh makhluk hidup berperan penting dalam penyediaan makanan bagi makhluk hidup. d. Rantai makanan dan jaring-jaring makanan merupakan proses pemindahan makanan dan energi ke dalam tubuh makhluk hidup. e. Bentuk interaksi antarmakhluk hidup berupa simbiosis, antibiosis, predatorisme, dan kompetisi. f. Bentuk interaksi simbiosis dibedakan menjadi simbiosis mutualisme, simbiosis parasitisme, dan simbiosis komensalisme. Rangkuman Biologi Bab Ekosistem Buku 2 1. Ekosistem memiliki dua komponen yang sangat penting, yaitu komponen abiotik dan komponen biotik. Kedua komponen tersebut di dalam ekosistem saling berinteraksi dan saling memengaruhi satu sama lain. 2. Ekosistem dapat dibedakan menjadi dua tipe. Dua tipe tersebut, yakni ekosistem darat dan ekosistem perairan. Kedua ekosistem tersebut memiliki ciri-ciri masing-masing. Ciri-ciri tersebut memberikan karakter yang khas pada setiap tipe ekosistemnya. 3. Individu membentuk populasi. Kumpulan populasi dari spesies yang berbeda dan menempati suatu daerah tertentu disebut komunitas. Komunitas sebagai komponen biotik, bersama komponen abiotik membentuk suatu sistem, yakni ekosistem. 4. Predasi berupa interaksi pemangsa dan mangsa. Kompetisi terjadi pada dua individu dengan kepentingan yang sama. Komensalisme hanya menguntungkan satu pihak saja. Mutualisme menguntungkan kedua belah pihak. 5. Ekosistem darat dibedakan berdasarkan vegetasi dominan menjadi bioma tundra, bioma taiga, bioma savana, bioma hutan hujan tropis, dan bioma hutan gugur. Ekosistem perairan dibedakan atas ekosistem air tawar dan ekosistem air laut. 6. Suksesi ekologi merupakan pembentukan komunitas menuju satu arah dan terjadi secara teratur. 7. Pada jaring makanan terjadi rantai makanan rantai makanan. 8. Daur biogeokimia dibedakan atas materi atau mineral anorganik yang terlibat menjadi daur air, daur karbon, daur nitrogen, dan daur fosfor. 9. Aktivitas manusia memengaruhi lingkungan. Pencemaran udara, pencemaran air, dan pencemaran tanah merusak lingkungan. 10. Aktivitas manusia sering menghasilkan sisa buangan yang disebut limbah. Daur ulang merupakan salah satu cara menanggulangi limbah yang cukup efektif.
Bukubiologi kurikulum 2013 kelas 10 sma 1. Materi biologi mengkaji berbagai fenomena yang terjadi pada makhluk hidup dalam kehidupannya dan interaksinya dengan lingkungan alam sekitarnya. Metode ilmiah merupakan langkah langkah atau tahap tahap kerja secara sistematis yang dilakukan oleh para ilmuan dalam melakukan penelitian.
Rangkuman Biologi Kelas 10 Bab 11 Perubahan Lingkungan. Pembaca Sekolahmuonline, berikut ini Sekolahmuonline sajikan Rangkuman mata pelajaran Biologi kelas 10 SMA/MA. Rangkuman dari Modul PJJ Biologi kelas X kali ini akan meringkas Bab 11 tentang Perubahan dibaca dan dipelajari, semoga bermanfaat. Jangan lupa berbagi kepada yang lainnya. Cukup dengan meng-klik tombol share sosial media yang ada pada postingan ini. Bisa lewat Facebook, Twitter, WhatsApp, dan yang lainnya. Selamat dan semangat Biologi Bab 11 Perubahan Lingkungan1. Lingkungan hidup dapat diartikan sebagai lingkungan fisik yang mendukung kehidupan serta proses-proses yang terlibat dalam aliran energi dan siklus Keseimbangan lingkungan dapat terganggu jika terjadi perubahan berupa pengurangan fungsi dari komponen atau hilangnya sebagian komponen yang dapat menyebabkan putusnya rantai makanan dalam ekosistem di lingkungan Perubahan lingkungan dapat disebabkan oleh faktor alam seperti gunung meletus dan gempa bumi serta oleh aktivitas manusia seperti penebangan hutan dan pencemaran Pencemaran adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan Zat pencemar atau limbah, berdasarkan sifatnya digolongkan menjadi limbah cair, limbah padat, limbah organik, limbah daur ulang dan limbah berbahaya disebut dengan B3 6. Pada dasarnya terdapat tiga cara yang dapat dilakukan manusia untuk mencegah dan menanggulangi pencemaran serta untuk melestarikan lingkungan, yaitu secara administratif, secara teknologis, dan secara edukatif/ Pemanfaatan limbah dengan cara didaur ulang atau tanpa daur ulang merupakan upaya manusia untuk menanggulangi masalah lingkungan yang disebabkan oleh pemcemaran lingkungan. 8. Manusia adalah komponen biotik yang memiliki pengaruh ekologi terkuat di biosfer bumi. Oleh karenanya supaya tidak terjadi bencana alam diterapkan etika lingkungan dalam mengelola sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan, dimana manusia mempunyai tanggung jawab dan kewajiban melestarikan keseimbangan lingkungan baik lingkungan biotik maupun lingkungan abiotikBaca jugaSoal Pilihan Ganda Biologi Kelas 10 Bab 11 Perubahan Lingkungan

RangkumanMateri Biologi Kelas 10 pdf - Rangkuman / ringkasan materi Mata Pelajaran Biologi Kelas 10 ini merujuk dari buku Bahasa Biologi 2017 yang dipadukan dengan E-Modul Biologi Kelas 10 Revisi 2020 penerbit Kementerian Pendidikan dan Bab 10 Perubahan dan Pelestarian Lingkungan; Bagi Bapak / Ibu atau Peserta Didik yang memerlukan,

Keseimbangan LingkunganVideo ini membahas tentang Keseimbangan LingkunganKonsep terkaitDaya Lenting Lingkungan, Lingkungan Tidak Seimbang, Keseimbangan Lingkungan, Penurunan Daya Dukung Lingkungan oleh Aktivitas Manusia, Kriteria Lingkungan Seimbang, Aktivitas Penyebab Ketidakseimbangan Lingkungan, Lingkungan Hidup, Definisi Lingkungan Dinamis, Daya Dukung Lingkungan, Perubahan Lingkungan HidupVideo ini membahas tentang Perubahan Lingkungan Hidup a Berikut latihan soal penilaian harian biologi kelas 10 sma dan jawabannya pada bab 3 tentang virus di semester 1 kurikulum 2013. Latihan soal biologi bab i. Preloved buku kimia ,matematika ,fisika ,biologi kelas 10,11dan 12. Beli biologi kelas 10 online terdekat di surabaya berkualitas dengan harga murah terbaru 2021 di tokopedia! Halo Pahamifren, tahukah kamu makhluk hidup dan lingkungan memiliki hubungan interaksi yang sangat erat? Interaksi antara keduanya akan membentuk suatu sistem yang disebut dengan ekosistem. Berbicara tentang ekosistem, tentu tak bisa lepas dari ekologi. Nah, kali ini, Mipi mau mengajak kamu untuk membahas tentang Materi Ekologi Kelas 10. Yuk, baca artikel ini sampai selesai! Sebelum lebih jauh, pada materi ekologi kelas 10 ini, kamu harus paham dulu tentang pengertian dasar dari ekologi, termasuk ruang lingkup dan contoh pendekatan ekologi yang terjadi di sekitar kita. Apa itu Ekologi? Secara etimologi, ekologi berasal dari kata yunani yaitu oikos artinya habitat atau tempat tinggal dan logos artinya ilmu. Jadi, apa itu ekologi dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tempat tinggal habitat. Secara keilmuan, ekologi termasuk sebagai satu di antara ilmu biologi yang mempelajari interaksi atau hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan makhluk hidup lain dan juga dengan lingkungan sekitarnya. Maka dari itu, ekologi sebagai dasar ilmu lingkungan memiliki ruang lingkup yang luas dan kompleks, seperti keanekaragaman hayati, jumlah organisme, hingga interaksi lingkungan dan sekitarnya. Jika dipelajari lebih dalam, ekologi mengulas berbagai komponen lingkungan, mulai dari komponen Biotik hidup seperti manusia, hewan, tumbuhan, mikroba dan Abiotik tak hidup seperti cahaya matahari, air, udara, tanah, dan lain sebagainya. Menarik kan, Pahamifren? Ruang Lingkup Ekologi Walaupun ekologi sebagai dasar ilmu lingkungan yang memiliki pembahasan kompleks, keilmuan ini juga memiliki batasan atau ruang lingkup, lho. Nah, ruang lingkup ekologi dapat dikelompokan secara berdasarkan subjek yang dipelajari, antara lain Organisme Organisme adalah suatu benda hidup atau makhluk hidup contohnya, manusia, burung, ikan, dan lain sebagainya. Populasi Populasi adalah suatu kelompok dari individu sejenis yang hidup atau tinggal di suatu tempat tertentu dan pada waktu tertentu. Contohnya populasi manusia, populasi rumput, populasi burung. Komunitas Komunitas adalah suatu kelompok makhluk hidup yang terdiri atas beberapa populasi dari sejumlah spesies yang berbeda yang saling melakukan interaksi antara satu dengan yang lainnya pada suatu tempat atau waktu tertentu. Contohnya, komunitas sawah. Pada komunitas sawah terdapat populasi burung, populasi rumput, populasi belalang, populasi ular. Ekosistem Ekosistem merupakan hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan sekitarnya baik itu makhluk hidup maupun yang tidak hidup sehingga membentuk sistem ekologi. Contohnya ekosistem hutan, ekosistem air laut. Biosfer Biosfer merupakan lapisan bumi tempat dimana seluruh ekosistem berada. Lapisan biosfer letaknya sekitar 900 meter diatas permukaan bumi, atau beberapa meter dibawah permukaan tanah dan beberapa ribu meter dibawah permukaan laut. Pendekatan Ekologi Seiring perkembangannya, saat ini ekologi menjadi ilmu modern yang aktif dipelajari oleh para akademisi. Ekologi modern digunakan oleh manusia untuk menciptakan lingkungan hidup berkelanjutan, dengan cara yang dapat dipertanggungjawabkan demi pengamanan, kesejahteraan dan kelestarian lingkungan. Atas dasar itulah, berbagai pendekatan digunakan untuk mengelompokan ekologi menjadi sejumlah subdisiplin ilmu, baik menurut pola spasial atau tempat dan temporal atau waktu, subjek yang dipelajari, maupun keterkaitannya dengan bidang ilmu lainnya. Contoh pendekatan ekologi yang sering dilakukan di kota-kota besar misalnya untuk menganalisa masalah banjir. Agar mendapat penyelesaian dari bencana banjir maka yang perlu dilakukan adalah identifikasi kondisi fisik yang mendorong terjadinya banjir misalnya, jenis tanah, topografi dan vegetasi di lokasi tersebut. Selain itu perlu dilakukan identifikasi sikap dan perilaku masyarakat di lokasi tersebut dalam mengelola alam seperti pembuangan sampah, penggundulan hutan. Identifikasi budidaya yang ada kaitannya dengan alih fungsi lahan, untuk kemudian menganalisa hubungan antara budidaya yang ada dan dampak yang ditimbulkannya hingga menyebabkan banjir. Dari tahapan tersebut terakhir dilakukan analisis interaksi ekologi terkait hubungan antara identifikasi fisik dan sikap yang dianalisis untuk menemukan alternatif pemecahan masalah. Nah itulah Materi Ekologi Kelas 10 dari Mipi. Semoga artikel ini dapat menambah pemahaman kamu mengenai Ekologi ya, Pahamifren. Buat kamu yang ingin mendapatkan akses materi pelajaran SMA menarik lainnya, kamu bisa mengunduh bimbel online Pahamify di link ini. Khusus buat kamu yang lagi ngambis masuk PTN impian, kamu bisa mencoba fitur Live Class Pahamify dan latihan soal UTBK di fitur try out online gratis ini. Jangan lupa, cek juga informasi promo menarik lainnya di sini ya. Penulis Alya Rizkia Zahra Pahami Artikel Lainnya
RangkumanBiologi Kelas 10 Ekosistem - Artikel ini akan manampilkan rangkuman atau ringkasan dari materi Biologi kelas 10 bab 9 tentang Ekosistem. Matahari sebagai sumber energi dari segala sumber energi, berperan sangat penting dalam perkembangan lingkungan fisik suatu ekosistem.
Berikut ini sudah kami susun Ringkasan Materi Biologi Kelas 10 Semester 1 Bab 3 yang membahas tentang Virus, yang disusun dari buku paket sekolah. Semoga bisa digunakan sebagai sarana belajar baik di rumah ataupun di sekolah. Perhatian!Untuk rangkuman semua bab silahkan klik di bawah ini! Daftar Isi1 Ringkasan Materi Biologi Kelas 10 Bab 3 Virus2 Ciri – ciri virus 3 Struktur virus terdiri dari kapsid, kapsomer dan selubung virus. Berikut contoh struktur virus Bakteriofaga 4 Reproduksi Virus ada 2 cara5 Virus yang berbahaya mempunyai kemampuan 6 Virus dapat dimanfaatkan sebagai 7 Virus dapat menyebabkan penyakit yang menyerang tumbuhan, hewan dan manusia. Penyakit pada tumbuhan 8 Penyakit pada hewan 9 Penyakit pada Manusia 10 Share this11 Related posts Photo by Edward Jenner on Ciri – ciri virus Parasit intraseluler obligat hanya dapat hidup pada sel yang hidup atau pada organismeUkurannya paling kecil dari semua takson ukuran terbesarnya memiliki diameter 80 nm virus ebola, ukuran terkecilnya memiliki diameter 20 nm dengan 4 gen lebih kecil daripada ribosom, hanya dapat dilihat menggunakan mikroskop elektronNama virus tergantung dari asam nukleat yang menyusun genomnya materi atau partikel genetik sehingga ada 2 jenis virus, yaitu virus DNA dan RNA Tidak memiliki enzim metabolisme, tidak memiliki ribosom atau perangkat/organel sel lainnya, namun ada virus yang memiliki enzim untuk replikasi dan transkripsi dengan melakukan kombinasi dengan enzim sel inang, contohnya Virus Herpes Hanya menginfeksi inang tertentu Jenis inang yang dapat diinfeksi oleh virus disebut kisaran inang, penentuannya tergantung pada evolusi pengenalan yang dilakukan menggunakan kesesuaian “lock and key atau lubang dan kunci” antara protein di bagian luar virus dengan molekul reseptor penerima spesifik pada permukaan sel inang Virus bukan termasuk sel karena berisi partikel penginfeksi yang terdiri dari asam nukleat yang terbungkus dalam lapisan pelindung. pada beberapa virus, asam nukleat terdapat dalam selubung membran Virus dapat dikristalkan sehingga virus bukanlah sel hidup, karena sel paling sederhana tidak dapat beragregasi menjadi kristal. Namun, virus memiliki DNA atau RNA sehingga dapat dikategorikan makhluk hidup Genom virus beragam terdiri dari DNA untai ganda, RNA untai ganda, DNA untai tunggal ataupun RNA untai tunggal, tergantung dari tipe virusnya Struktur virus terdiri dari kapsid, kapsomer dan selubung virus. Berikut contoh struktur virus Bakteriofaga Kapsid adalah lapisan pembungkus DNA atau RNA, berbentuk heliks batang, misalnya pada virus mozaik, ada yang berbentuk polihedral pada virus adenovirus, ataupun bentuk yang lebih kompleks lainnya. Kapsomer adalah subunit protein dengan jumlah jenis protein yang sedikit, kapsomer akan bergabung membentuk kapsid. Selubung virus menyelubungi kapsid dan berfungsi untuk menginfeksi inangnya, terbentuk dari fosfolipid, protein sel inang, protein dan glikoprotein virus itu sendiri. Tidak semua virus memliki selubung virus, ada beberapa yang memilikinya, contohnya virus influenza. Faga tipe genap T2, T4 dan T6 memiliki kemiripan dalam struktur, yaitu kapsidnya memiliki kepala iksohedral memanjang yang menyelubungi DNA dan struktur tambahan, yaitu pada kepala iksohedral melekat ekor protein dengan serabut-serabut ekor yang digunakan untuk menempel pada bakteri. Perkembangbiakan virus disebut replikasi/sintesa protein virus. Protein adalah materi genetik dasar yang menunjukkan kehidupan. Faga adalah virus yang paling dipahami dibandingkan jenis virus lain, namun beberapa faga memiliki struktur kompleks. Penelitian faga menghasilkan penemuan bahwa beberapa virus DNA untai ganda dapat bereproduksi menggunakan dua mekanisme alternatif, yaitu siklus litik dan siklus lisogenik. Sehingga, reproduksi virus ada 2 cara Reproduksi Virus ada 2 cara Litik lisis siklus reproduksi atau replikasi genom virus yang akhirnya menyebabkan kematian sel inang, merupakan tahapan akhir dari infeksi, yaitu saat sel inang bakteri lisis pecah dan melepaskan faga yang dihasilkan di dalam sel inang tersebut. Virus yang hanya dapat bereplikasi melalui siklus lisis disebut dengan virus virulen. Lisogenik siklus replikasi genom virus tanpa menghancurkan sel inang, faga berintegrasi ke dalam kromosom bakteri profaga. Profaga pada kondisi tertentu dapat menghasilkan faga aktif yang melisis inangnya karena adanya pemicu dari lingkungan seperti radiasi atau adanya beberapa zat kimia tertentu, sehingga virus mengubah mekanisme dari lisogenik menjadi lisis. Selama siklus lisis, gen virus dengan cepat mengubah sel inang menjadi pabrik yang memproduksi virus, sel tersebut segera lisis dan melepaskan virusnya. Genom virus perilakunya berbeda, selama siklus lisogenik, molekul DNA dimasukkan melalui rekombinasi genetik pindah silang ke tempat spesifik di kromosom sel inang, kemudian disebut profaga. Satu gen profaga mengkode protein yang menghambat ekspresi sebagian besar gen profaga lainnya. Sehingga, genom faga lebih banyak diam saat berada di dalam bakteri, setiap kali bakteri bersiap membelah diri, bakteri mereplikasi DNA faga bersama dengan DNA-nya sendiri dan menurunkan salinannya kepada keturunannya. Satu sel yang terinfeksi dengan cepat dapat menghasilkan satu populasi besar bakteri yang membawa virus di dalam bakteriofaga. Mekanisme ini membuat virus dapat berprofagasi tanpa membunuh sel inang tempat mereka hidup. Virus yang berbahaya mempunyai kemampuan Virus yang bermutasi dari virus sebelumnyaPenyebaran virus dari satu spesies inang ke spesies inang lainnyaPenyebaran atau diseminasi penyakit virus dari satu populasi terisolasi yang berukuran kecil dapat menyebabkan epidemik yang luas Virus dapat dimanfaatkan sebagai Anti bakterial Dapat membunuh bakteri yang mengganggu, contohnya bakteri pengganggu pada produk makanan yang diawetkanPembuatan insulin Virus penyebab kanker dapat dicangkokkan bersama gen penghasil insulin atau zat lain ke bakteri sehingga bakteri berkembangbiak dengan cepat sekaligus memproduksi insulin atau zat lainPembuatan vaksin Vaksin adalah varian atau derivat yang tidak merusak, berasal dari mikroba virus patogen yang menstimulasi sistem imun untuk membangun sistem pertahanan tubuh yang kuat agar tubuh dapat melawan patogen yang sesungguhnya. Untuk melawan virus para ahli memanfaatkan virus tersebut untuk membuat penangkalnya Virus dapat menyebabkan penyakit yang menyerang tumbuhan, hewan dan manusia. Penyakit pada tumbuhan Mozaik menyerang tomat, labu dan tembakau. Ciri-cirinya bercak-bercak pada daun atau buah. Contohnya Tobacco Mozaik Virus TMV.Burik kuning menyerang padi dan aster. Disebarkan oleh hama wereng, yaitu virus tungro Nephottotix virescensKerdil Tanaman yang terserang virus tungro, pertumbuhannya akan terhambat sehingga tampak kerdil, Penyakit pada hewan Polyoma penyebab tumorNew Castle Disease NCD menyerang sistem saraf pada ternak unggas. NCD umumnya disebut tetelo. Rabies menyerang anjing, kucing, rakun dan monyetAdenovirus penyebab penyakit saluran pernafasan, beberapa menyebabkan tumor pada hewan tertentu Penyakit pada Manusia Acquired Immunodeficiency Virus AIDS menyerang sistem kekebalan tubuh. Berikut struktur virus HIV Hepatitis B jaringan hatiDemam Berdarah Dengue DBD Influenza menyerang sistem pernapasan. Berikut struktur virus influenza Severe Acute Respiratory Sindromes SARS atau sindrom pernapasan akut menyerang sistem pernapasan. Disebabkan oleh virus baru yang bermutasi dari virus menyerang sel yang membatasi saluran pencernaan dan susunan saraf pusatSmallpox cacar menyerang membran mukosa dan kulit Daftar PustakaIAnshori, M. & Djoko M. 2009. Biologi untuk Sekolah Menegah Atas SMA – Madrasah Aliyah MA Kelas X. Jakarta Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. Post Views 25,227
MateriKomponen Ekosistem dan Perannya - Biologi SMA Kelas 10. Materi Biologi Kelas 12 SMA Lengkap. Macam-macam Daur Biogeokimia. A. Manfaat Keanekaragaman Hayati. B. Keunikan Biodiversitas di Indonesia. C. Kegiatan Manusia yang Memengaruhi Keanekaragaman Hayati. Bab VIII Plantae [DOWNLOAD]
Berikut ini Rangkuman mata pelajaran Biologi kelas 10 SMA/MA. Rangkuman dari Modul PJJ Biologi kelas X kali ini akan meringkas Bab 11 tentang Perubahan dibaca dan dipelajari dengan seksama materi di bawah ini. Selamat belajar dan tetap Biologi Bab 11 Perubahan Lingkungan1. Lingkungan hidup dapat diartikan sebagai lingkungan fisik yang mendukung kehidupan serta proses-proses yang terlibat dalam aliran energi dan siklus Keseimbangan lingkungan dapat terganggu jika terjadi perubahan berupa pengurangan fungsi dari komponen atau hilangnya sebagian komponen yang dapat menyebabkan putusnya rantai makanan dalam ekosistem di lingkungan Perubahan lingkungan dapat disebabkan oleh faktor alam seperti gunung meletus dan gempa bumi serta oleh aktivitas manusia seperti penebangan hutan dan pencemaran Pencemaran adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan Zat pencemar atau limbah, berdasarkan sifatnya digolongkan menjadi limbah cair, limbah padat, limbah organik, limbah daur ulang dan limbah berbahaya disebut dengan B36. Pada dasarnya terdapat tiga cara yang dapat dilakukan manusia untuk mencegah dan menanggulangi pencemaran serta untuk melestarikan lingkungan, yaitu secara administratif, secara teknologis, dan secara edukatif/ Pemanfaatan limbah dengan cara didaur ulang atau tanpa daur ulang merupakan upaya manusia untuk menanggulangi masalah lingkungan yang disebabkan oleh pemcemaran lingkungan. 8. Manusia adalah komponen biotik yang memiliki pengaruh ekologi terkuat di biosfer bumi. Oleh karenanya supaya tidak terjadi bencana alam diterapkan etika lingkungan dalam mengelola sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan, dimana manusia mempunyai tanggung jawab dan kewajiban melestarikan keseimbangan lingkungan baik lingkungan biotik maupun lingkungan abiotikBaca juga Soal Pilihan Ganda Biologi Kelas 10 Bab 11 Perubahan Lingkungan
RangkumanBiologi Kelas X Bab Monera (Biologi Kelas 10 SMA/MA). Pembaca Sekolahmuonline, berikut ini kami sajikan untuk Anda rangkuman mata pelajaran Biologi kelas X Sekolah Menengan Atas dan MA. basil Termofilik menyukai lingkungan dengan suhu tinggi. Rangkuman Biologi Bab Monera Buku 1: 1. Kingdom Monera: a. Kingdom Monera terdiri atas Rangkuman Biologi Kelas 10 Pelestarian Lingkungan - Artikel ini akan manampilkan rangkuman atau ringkasan dari materi Biologi kelas 10 bab 9 tentang Pelestarian saja aktivitas manusia yang dapat meningkatkan kualitas lingkungan? Beberapa aktivitas yang dapat meningkatkan kualitas lingkungan diantaranya adalah rotasi tanaman, pemberantasan hama secara biologis, menebang hutan dengan sistem tebang pilih, memanfaatkan sistem pertanian organik, penghijauan dan dan ReboisasiReboisasi adalah upaya pelestarian alam yang dilakukan dengan cara menanam kembali atau melakukan penghijauan di hutan dan reboisasi dapat dilakukan untuk melestarikan lingkungan dan menjaga keseimbangan alam. Dengan adanya hutan, tanaman, dan taman kota tentu akan sangat membantu pengaturan suhu udara dan kebersihan lingkungan di TanamanApa yang dimaksud dengan rotasi tanaman? Rotasi tanaman adalah upaya pelestarian lingkungan yang dilakukan dengan cara menggilir budidaya lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan. Rotasi tanaman bertujuan untuk menjaga kesuburan tanah, memelihara keseimbangan unsur hara dan memperkecil resiko gagal Hama secara Biologis Pemberantasan hama sering dilakukan dengan menggunakan pestisida atau zat-zat kimia berbahaya. Hal ini tentu akan merusak keseimbangan ekosistem lingkungan. Pemberantasan hama secara biologis dapat membantu menjaga keseimbangan populasi dalam ekosistem. Contoh pemberantasan hama secara biologis adalah penggunaan sistem jantan Hutan dengan Sistem Tebang PilihPenebangan dengan memilih pohon yang sudah matang dan layak untuk ditebang, sistem ini akan lebih efektif jika disertai dengan penanaman bibit kembali untuk menjaga keseimbangan ekosistem Sistem Pertanian OrganikSistem pertanian organik dilakukan dengan cara penggunaan bahan-bahan organik, tanpa bahan kimiawi buatan sama sekali. Dengan cara ini sistem pertanian akan jauh lebih sehat karena tidak mengandung bahan kimia dan tidak mencemari LingkunganApa saja kegiatan manusia yang dapat merusak lingkungan? Ada banyak sekali kegiatan manusia yang dapat merusak ekosistem dan keseimbangan alam diantaranya adalah sebagai berikutPembalakan Liar akan menurunkan fungsi hutan seperti mencegah erosi, memengaruhi kesuburan tanah, memengaruhi persediaan air tanah dan oksigen, serta menjaga suhu Pertanian, pembukaan lahan baru untuk meningkatkan laju prduksi pertanian modern dapat merusak alam jika tidak dilakukan dengan Pemukiman di Lahan Pertanian, pembangunan pemukiman yang cenderung menutup sebagian besar lapisan tanah dengan lapisan beton akan menghalangi proses peresapan air yang kemungkinan besar dapat menyebabkan bencana limbah, pabrik yang membuang limbah sembarangan tentu akan mengganggu ekosistem dan menyebabkan LingkunganPencemaran lingkungan merupakan faktor utama penyebab terjadinya kerusakan keseimbangan lingkungan, Zat yang dapat mencemarkan lingkungan disebut dengan polutan. Suatu zat dapat dikatakan polutan apabila jumlahnya melebihi jumlah normal sehingga dapat mengganggu keberlangsungan hidup organisme pada suatu bahan pencemarnya, pencemaran dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yaituPencemaran kimiawi, yaitu pencemaran yang disebabkan oleh zat-zat kimia seperti detergen, pupuk, dan berbagai zat radioaktif contohnya Pb, Ni, As, dan fisik, yaitu pencemaan yang disebabkan oleh zat padat seperti botol dan biologi, yaitu pencemaran yang disebabkan oleh keberadaan mikroorganisme yang tempat terjadinya, pencemaran dapat dibedakan menjadi 3 jenis diantaranya adalah sebagai berikutPencemaran udara, yaitu pencemaran di udara biasanya disebabkan oleh keberadaan berlebih zat-zat seperti gas CO, gas CO2, NO2, SO2, CFC, dan air, biasanya disebakan oleh pembuangan limbah industri, limbah rumah tangga, limbah pertanian dan tanah, biasanya diakibatkan oleh pembuangan pestisida secara sembarang yang menyebabkan terganggunya kehidupan mikroorganisme Ulang LimbahLimbah sebenarnya dapat di manfaatkan kembali agar tidak merusak lingkungan. Daur ulang limbah dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya dapat dilakukan sebagai berikutPengolahan limbah anorganik dapat diolah menjadi produk setengah jadi maupun produk jadi. Contohnya sampah plastik dapat didaur ulang menjadi ember, baskom, dan tempat pensil. Sedangkan sampah atau limbah kertas dapat didaur ulang menjadi kertas daur organik dapat diolah menjadi kompos maupun bahan bakar biogas. Selain untuk mengatasi masalah sampah, daur ulang limbah organik menghasilkan pupuk organik yang aman bagi lingkungan dan dapat meningkatkan produksi organik, seperti batok kelapa dapat dimanfaatkan untuk kerajinan tangan yang bernilai ekonomis tinggi. Daftarisi [ buka] 1 bab 2 keanekaragaman hayati. Materi biologi kelas x semester 1 dan 2 lengkap biologi author: Materi Pembelajaran PKWU Kelas X di Semester II . Karena silabus merupakan administrasi yang wajib dimiliki guru karena merupakan administrasi pokok yang digunakan. BIOLOGIRuang Lingkup Biologi BAB 1 kelas 10 sma. Rangkuman Materi Pelajaran IPA Kelas 7 SMP MTS Semester 1 2. PAK ENJAH Rangkuman IPA Kelas 9. Rangkuman IPA Biologi Kelas X Semester 1 â€" nrwhd. April 14th, 2018 - TEST BIOLOGI KELAS 10 Sasaran Pengelolaan Lingkungan Hidup Tercantum Dalam Bab 2 Pasal … h6cPVt.
  • 4pcc5iq1qb.pages.dev/390
  • 4pcc5iq1qb.pages.dev/212
  • 4pcc5iq1qb.pages.dev/183
  • 4pcc5iq1qb.pages.dev/543
  • 4pcc5iq1qb.pages.dev/57
  • 4pcc5iq1qb.pages.dev/16
  • 4pcc5iq1qb.pages.dev/256
  • 4pcc5iq1qb.pages.dev/466
  • 4pcc5iq1qb.pages.dev/57
  • 4pcc5iq1qb.pages.dev/930
  • 4pcc5iq1qb.pages.dev/666
  • 4pcc5iq1qb.pages.dev/362
  • 4pcc5iq1qb.pages.dev/599
  • 4pcc5iq1qb.pages.dev/962
  • 4pcc5iq1qb.pages.dev/58
  • rangkuman biologi kelas 10 bab lingkungan